Penerima Pendanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Nomor : 0045/E3/LL/2018 16 Januari 2018
Lampiran : 5 (lima) berkas
Perihal : Penerima Pendanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
di Perguruan Tinggi Tahun 2018
Yth. 1. Rektor/ Direktur/Ketua Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta
2. Koordinator Kopertis Wilayah I s/d XIV
Sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan nomor 1/E/KPT/2018 tanggal 3
Januari 2018 tentang Penerima Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Negeri Badan
Hukum Tahun 2018, SK Dirjen Penguatan Risbang nomor 2/E/KPT/2018 tanggal 3 Januari 2018 tentang Penerima
Pendanaan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2018 dan SK Dirjen Penguatan Risbang nomor 3 tanggal 3 Januari
2018 tentang Penerima Pendanaan Penelitian Tahun 2018, bersama ini kami sampaikan daftar nama penerima pendanaan
Penelitian dan Pengabdian Masyarakat tahun 2018 sebagaimana terlampir.
Kami informasikan bahwa penerima pendanaan program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat tahun 2018 adalah
pengusul yang proposalnya dinyatakan lolos seleksi, dan yang bersangkutan atau institusi telah memenuhi kewajiban
sebagai berikut:
1. Mengunggah Laporan kemajuan tahun 2015 – 2017;
2. Mengunggah Laporan Akhir tahun 2015 – 2017;
3. Mengunggah Berkas Kelengkapan Seminar Hasil tahun 2015 – 2017;
4. Mengunggah proposal lanjutan: Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk pelaksana On Going;
5. Melaksanakan seluruh tahapan seleksi sebagaimana disebutkan dalam Panduan Pelaksanaan Penelitian dan
Pengabdian Masyarakat Perguruan Tinggi Edisi XI untuk skema penelitian desentralisasi Perguruan Tinggi.
6. Tidak memiliki tunggakan dokumen sebagaimana terdapat pada surat nomor 4996/E3.4/LT/2017 tanggal 20
Desember 2017
7. Seorang dosen hanya dapat menjadi ketua di satu judul Pengabdian kepada Masyarakat. Agar segera diusulkan
penggantian Ketua kepada anggota oleh Ketua LPPM ke DRPM untuk pendanaan Pengabdian kepada Masyarakat
yang baru ;
8. Tidak sedang dalam status tugas belajar, baik untuk ketua maupun anggota;
9. Pendanaan penelitian diberikan dengan menperhatikan kuota berdasarkan H-index peneliti.
Berkenaan dengan hal tersebut, DRPM mengucapkan selamat kepada penerima pendanaan Penelitian dan Pengabdian
Masyarakat tahun 2018. DRPM mengucapkan terimakasih kepada pengusul yang telah berpartisipasi dan apabila nama
pengusul tidak tercantum, maka dapat mengusulkan kembali proposal pendanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
untuk pendanaan tahun 2019. Selanjutnya, kami mohon bantuan Saudara untuk menyampaikan informasi di atas kepada
penerima pendanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Tahun 2018 di Perguruan Tinggi masing-masing.
Kami sampaikan bahwa mekanisme penyaluran dana akan dilakukan melalui kontrak kerja antara DRPM dengan Ketua
LP/LPPM/LPM Perguruan Tinggi Negeri Non Badan Hukum dan atau Koordinator Kopertis Wilayah. Untuk maksud
tersebut, bersama ini kami kirimkan daftar isian (terlampir) untuk diisi dan mohon segera dikirim melalui email ke
dp2mdikti@yahoo.co.id (untuk program Penelitian), dan ppm.dp2m@ristekdikti.go.id (untuk program Pengabdian
Masyarakat) paling lambat tanggal 21 Januari 2018.
Khusus untuk Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, informasi lebih lanjut mengenai kontrak akan diberitahukan lebih
lanjut melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat masing-masing. Hal-hal lain yang terkait dengan
mekanisme penyaluran dana dan pelaksanaan pendanaan akan diinformasikan kemudian melalui laman:
http://simlibtamas.ristekdikti.go.id
Atas perhatian dan kerjasama Saudara, kami ucapkan terima kasih.

 

Tembusan.
1. Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan
2. Ketua LP/LPPM/LPM Perguruan Tinggi
3. Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah I s/d XIV

 

Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat
ttd
Ocky Karna Radjasa
NIP 196510291990031001

 

  1. Surat pengumuman penerimaan penelitian 
  2. Lampiran daftar penerima pendanaan penelitian

Riset Kolaborasi Indonesia

PENGUMUMAN
Nomor : 0107/UN3.14/LT/2018

Sehubungan dengan pelaksanaan Riset Kolaborasi Indonesia – 4 PTNBH Tahun 2018, Kami informasikan bahwa penerima pendanaan program Riset Kolaborasi Indonesia – 4 PTNBH Tahun 2018 adalah :
 Sebagai Ketua Peneliti
1. Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., M.B.A., Ph.D. (FEB)
2. Muhammad Zakky Fahmi, S.Si., M.Si., Ph.D. (FST)
3. Febdian Rusydi, S.T., M.Sc., Ph.D. (FST)
 Sebagai Peneliti Mitra
1. Muhammad Zakky Fahmi, S.Si., M.Si., Ph.D. (FST)
2. Dr. Eduardus Bimo Aksono H., drh., M.Kes. (FKH)
3. Prof. Rachmah Ida, M.Com., Ph.D. (FISIP)
4. Muchammad Yunus, drh., M.Kes., Ph.D. (FKH)
5. Prof. Dr. Bambang Irawan, M.Sc. (FST)
6. Dr. Emanuel Sujatmoko, S.H., M.S. (FH)
7. Dr. Sri Endah Nurhidayati, S.Sos., M.Si. (FVok)

Berkenaan dengan hal tersebut, LPI Universitas Airlangga mengucapkan selamat kepada penerima pendanaan Riset Kolaborasi Indonesia – 4 PTNBH Tahun 2018. Selanjutnya, agenda diskusi terkait mekanisme penyaluran dana, pengumpulan proposal dan penandatanganan kontrak penelitian akan kami informasikan lebih lanjut melalui surat undangan.

Demikian pengumuman ini dibuat dan kami ucapkan terima kasih.

Surabaya, 24 Januari 2018
Ketua,

Prof. Hery Purnobasuki, Drs., M.Si., Ph.D.
NIP. 196705071991021001

Lampiran surat pengumuman pendanaan penelitian

UNAIR Segera Menambah Tiga Lapangan Olahraga Baru di Kampus C

UNAIR Segera Menambah Tiga Lapangan Olahraga Baru di Kampus C

UNAIR NEWS – Diharapkan dalam waktu yang tidak lama lagi, Universitas Airlangga akan memiliki tiga fasilitas olahraga baru. Ketiga fasilitas olahraga itu adalah lapangan basket, lapangan tennis, dan lapangan futsal. Ketiga lapangan tersebut semuanya terbuka (outdoor)dan akan dibangun bersebelahan di lahan yang letaknya di kawasan belakang gedung student center (SC) di kampus C UNAIR Jl. Mulyorejo Surabaya.

Tiga fasilitas olahraga tersebut akan dibangun dengan panjang 110 meter dan lebar 60 meter. Pembangunan fasilitas olahraga ini merupakan tanggungjawab sosial dari sebuah perusahaan, yaitu Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Harvest Gorontalo Indonesia, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang suplemen herbal. Kesepakatan itu telah tertuang dalam MoU (Memorandum of Understanding – kerjasama kesepahaman) antar kedua pihak yang dilaksanakan pada Desember 2017 lalu.

Saat ini, pembangunan lapangan olahraga tersebut sedang dalam proses pematangan desain. Karena itu, Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA dengan didampingi antara lain Sekretaris Universitas Drs. Koko Srimulyo, M.Si., Kamis (4/1) pagi meninjau lokasi calon pembangunan fasilitas olahraga tersebut.

Ditemui secara terpisah, Direktur Sarana Prasarana UNAIR, Karnaji, S.Sos., M.Si., menerangkan, pembangunan ketiga fasilitas olahraga tersebut akan dimulai awal Februari mendatang, dan diperkirakan akan selesai dalam waktu sekitar empat bulan kemudian. Sehingga pertengahan tahun 2018 ini sivitas akademika UNAIR, khususnya mahasiswa, sudah bisa memanfaatkan fasilitas tersebut.

”Pembangunan tiga lapangan ini akan menambah fasilitas olahraga yang sudah dimiliki UNAIR selama ini, yaitu lapangan futsal dan GOR yang bisa digunakan untuk voli dan basket, serta satu arena olahraga panjat tebing,” ujar Karnaji.

olahraga
REKTOR Universitas Airlangga Prof. M. Nasih (menunjuk) ketika meninjau calon lokasi pembangunan tiga lapangan olahraga baru di kampus C, Kamis (4/1). (Foto: Istimewa)

Pengerjaan proyek ini sepenuhnya ditangani oleh PT. Harvest Indonesia selaku perusahaan yang memberi CSR kepada UNAIR. Jika dinominalkan, proyek ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 1 miliar.

Sementara itu, Sekretaris Universitas Drs. Koko Srimulyo, M.Si., juga berharap melalui pembangunan fasilitas baru olahraga ini maka akan semakin banyak fasilitas olahraga yang tersedia bagi sivitas akademika, khususnya untuk mahasiswa.

Selain itu, dengan pembangunan fasilitas olahraga ini diharapkan bisa membagi keramaian aktivitas mahasiswa UNAIR. Sebab, selama ini kegiatan keolahragaan masih berpusat di lapangan futsal dan GOR, keduanya juga di kampus C.

Ditemui usai melakukan peninjauan yang dilakukan Kamis (4/1) pagi, Rektor UNAIR Prof. Moh. Nasih mengatakan bahwa pembangunan tiga lapangan itu akan segera dilakukan. Tujuannya agar fasilitas olahraga ini dapat segera dimanfaatkan oleh mahasiswa UNAIR.

”Segera (dibangun, Red). Lahannya sudah diukur-ukur. Agar segera bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa, sehingga mahasiswa bisa dapat tempat untuk berolahraga,” ujar Prof. M. Nasih. (*)

Pemenang PIM Unair Diharapkan Menuju ke Fase Selanjutnya

UNAIR NEWS – Hasil Pekan Ilmiah Mahasiswa (PIM) Universitas Airlangga tahun 2017, pada hari Rabu (17/1) kemarin diumumkan. Pengumuman tersebut berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Airlangga Nomor 1972/UN3/2017 tertanggal 5 Desember 2017.

Dalam acara pengumuman yang diselenggarakan oleh Direktorat Kemahasiswaan (Dirmawa) UNAIR, semua mahasiswa pemenangnya diundang semua, di Rusang Sidang Utama Rektorat UNAIR. Dalam acara ini yang dihadiri Direktur Kemahasiswaan Dr. M. Hadi Shubhan, SH., MH., CN., serta para dosen pembina kemahasiswaan.

Kepada para mahasiswa pemenang PIM, saat itu juga diberikan wejangan atau pembekalan dan petunjuk teknis serta motivasi bagaimana berproses untuk menuju kegiatan selanjutnya. Wejangan itu disampaikan oleh Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM.

PIM yang diumumkan ini baik untuk nomor Lomba Debat Bahasa Inggris, Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres), serta Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON-MIPA). Semua tingkat Universitas Airlangga.

Inti dari pengarahan Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, antara lain menjelaskan bahwa para pemenang adalah orang-orang terpilih yang memenangkan kompetisi itu. Karena ini masih di tingkat internal UNAIR dan diharapkan akan maju ke level yang lebih tinggi, maka hendaknya para calon “duta UNAIR” itu bisa mempersiapkan diri secara lebih baik.

”Kemenangan itu hadiah dari Allah SWT. Tetapi yang diberi kemenangan, biasanya mereka yang telah melewati proses lebih siap, lebih pandai, lebih matang dengan cara dan sistem yang benar. Jadi tidak bisa lepat dari maturitas (kematangan, kedewasaan – Red). Misalnya yang 100 kali berlatih secara benar tentu lebih teruji dari pada yang berlatih hanya 10 kali,” demikian Prof. Djoko Santoso.

Setelah pengumuman pemenang PIM ini, Prof. Djoko berharap kepada para pemenangnya segera berlatih mempersiapkan diri lebih baik dari yang sudah dijalani. Universitas akan memfasilitasi dan membimbing agar dalam kompetisi nanti meraih yang terbaik, sehingga akan turut menunjang reputasi lembaga universitas.

Secara individu bagi mahasiswa, reputasi tersebut juga sebagai capital (modal) untuk berbuat lebih lanjut kedepan setelah lulus. Karena itulah dalam latihan, belajar, berproses diri, dikenalkan bagaimana cara melangkah yang baik dan benar, cara menyelesaikan pekerjaan, cara menyelesaikan masalah, dan sebagainya secara terprogram dan terencana baik.

Planning yang bagus; bagaimana peluangnya, apa kendalanya, dananya bagaimana, dsb. Siapkan maturitas mental lebih baik, berusaha keras, dan tidak takabur. Jika sudah demikian, InsyaAllah juara itu tinggal menunggu waktu, ini untuk untuk di semua lomba,” demikian wejangan Prof. Djoko Santoso.

Direktur Kemahasiswaan UNAIR Dr. M. Hadi Shubhan menambahkan, bila mahasiswa meraih prestasi menjadi juara di suatu kompetisi, maka pada saat wisuda nanti diusulkan menjadi Wisudawan Berprestasi. Ini satu predikat membanggakan selain Wisudawan Terbaik yang dinilai dari sisi akademik.

”Itu baik pada kompetisi PIMNAS, Mawapres, ON-MIPA, debat bahasa, pekan ilmiah, dsb,” kata Hadi Shubhan. (*)

Sumber : http://news.unair.ac.id/2018/01/17/pemenang-pim-unair-diharapkan-siap-menuju-level-berikutnya/