Perjuangan Laila Nurayati terbayar sudah. Selalu berjalan kaki dari kos ke kampus selama menjadi mahasiswa, menjadi langkah awal Laila yang kini berhasil menyabet gelar wisudawan terbaik S-1 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga.

“Selama hampir empat tahun saya kuliah di FKM UNAIR, saya selalu jalan kaki, baik berangkat maupun pulang kuliah. Ya semua disyukuri karena ternyata momen-momen tersebut yang membuat kangen masa-masa kuliah,” kenangnya.

Perempuan kelahiran Nganjuk, 15 Oktober 1994 ini dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,76. Untuk meraih predikat itu, Laila menyelesaikan penelitiannya dengan judul “Tingkat Konsumsi Zat Gizi, Gaya Hidup dan Kadar Gula Darah Puasa Penderita Diabetes Melitus Tipe 2”.

Alasannya, jumlah penderita DM masih banyak dan terus mengalami peningkatan. “Apabila hal tersebut tidak dilakukan pengontrolan kadar gula darah, maka akan berakibat komplikasi dan efek kesehatan yang fatal,” terang Laila.

Keberhasilan Laila juga tidak bisa lepas dari trik dan berbagai cara yang ia lakukan selama kuliah. Ia berusaha fokus dan konsentrasi saat kuliah berlangsung, mencatat berbagai kegiatan serta kesibukan yang akan dilakukan, dan membuat perencanaan hidup dengan matang.

“Apabila kita ditawari oleh banyak kegiatan selama perkuliahan, harus membuat suatu prioritas yang matang. Hal ini supaya antara kegiatan selama perkuliahan dan IPK dapat berjalan secara efektif,” jelas perempuan yang hobi mendengarkan musik ini.

Selanjutnya, dalam menggapai kesuksesan, Laila selalu berpegang teguh pada motto hidupnya. Yakni doa, usaha, ikhtiar, dan tawakal.

“Doa saja kurang cukup sehingga kita juga harus berusaha semaksimal mungkin sesuai kemampuan, yang pada akhirnya kita harus berikhtiar dan tawakkal kepada-Nya. Karena semua urusan hanya Allah yang akan menentukan,” pungkas Laila. (*)

Penulis : Nuri Hermawan

Editor : Defrina Sukma S.

http://news.unair.ac.id